Langsung ke konten utama

Postingan

Melupakan II

Mulai detik ini aku akan mencoba Mencoba berhenti merindukanmu Bukan karena kemauanku Tapi karena kemauanmu Menyuruhku mundur untuk mendapatkan hatimu Mungkin aku memang tak pantas dengan mu Mungkin juga kau perlahan mulai membenci ku Ku tak tahu bagaimana cara untuk melupakan mu Tapi sebisa mungkin aku harus lupa Melupakan setiap ukir senyum dan tawa mu dan setiap perhatian kecil mu dulu. Tte.3 desember 2017
Postingan terbaru

Berbahagialah.

Ada saatnya dalam hidup, kamu dihadapkan dengan pengkhianatan. Kamu dihadapkan dengan harapan yang dihancurkan. Seseorang yang kamu sangat percayai tiba-tiba menghancurkan kepercayaan itu. Dia punya pilihan lain, seseorang yang selama ini dia jaga dalam rahasia. Seeorang yang mengalahkan perhatianmu pada akhirnya. Kamu tidak pernah menduga semua akan menjadi sepahit ini. Tidak ada yang lebih buruk dari memperjuangkan cinta, saat ternyata orang yang kamu perjuangkan lebih memilih memperjuangkan orang lain. Wajar jika kamu sedih, jika kamu marah. Namun bukan berarti semuanya harus terarah. Jangan terburu-buru melemahkan diri. Kamu harus memahami, tidak semua hal baik yang kamu berikan akan dibalas dengan hal baik yang kamu harapkan. tenanglah, jangan gegabah. Semua akan tetap baik-baik saja, meski nanti kamu hidup tanpa dia. Kini, biarlah dia pergi, biarlah dia berlalu bersama kepedihan-kepedihan dihatimu. Semoga kelak kamu temukan orang yang tepat. Tte, jumat 22 september 2017

Secercah Harapan II

Ada titik dalam hidup ini seseorang harus berhenti , harus memutuskan untuk tidak peduli lagi. Jika setelah banyak usaha dan doa, apa yang diperjuangkan juga tidak ada kebaikannya. Malah membuat sesak dada dan sakit yang terasa. Sekarang coba pahami ini. Semakin lama kamu memperjuangkan dia, tetapi dia tetap tidak menjadi milikmu, itu artinya kamu semakin lama menyia-nyiakan hidupmu. Kamu semakin banyak menghabiskan waktu hanya untuk memikirkan dia. Padahal banyak hal yang harus kamu kejar. Namun kamu menolak dan memilih buta. Hingga berlama-lama dalam perasaan yang semakin membuat jiwamu  resah tak terkira. Jangan persulit dirimu sendiri hanya karena ilusimu yang terlalu kuat untuk memiliki. Jikalau kamu tetap percaya dan gigih, silahkan saja lanjutkan. Melanjutkan pun bukan hal yang salah. Setiap orang berhak dan boleh menaruh harapan. Bahkan jika harapan itu tidak ingin dia hilangkan sepanjang hidupnya. Asalkan kamu siap jika dia sudah menemukan orang lain yang menetap....

Dalam diam ku peduli

Diam bukan berarti tak peduli,  Bicara pun bukan berarti perhatian. Sudah seharusnya saling memahami, Perkara bagaimana caranya, itu pilihan. Bukankah kita sudah sama-sama dewasa? . Mungkin mereka bilang, peduli itu dengan menanyakan yang tersayang dengan melulu. Memberikan kabar dimana dan sibuk mencari waktu bertemu. Mungkin mereka bilang, diammu adalah sesuatu yang menggangu. Pembangun bata antara mereka dan dirimu. Sebagai pembatas agar tak ada sua untuk ruang rindu. . Sepertinya, mereka harus lebih membuka mata 'hati' agar tabir itu terbuka. Seiring bertambahnya usia, bukankah kuantitas tanya tak lagi menjadi utama setelah sama sama sibuk bekerja? Bukankah menjadi percuma jika pikiran dan hati termakan praduga tentang arti kepedulian jika hanya terhenti pada sebuah kata? . Sayang, seharusnya kita tak lagi meributkan tentang diam atau berkata. Mungkin, diam nya seseorang adalah bentuk perhatian. Ya, diam diam memperhatikan, diam diam tetap mengawasi. Dan mungkin pula, tany...

Terbiasa jilid II

Tidak aku tidak membenci mu. Aku tidak menyapa mu karena aku rasa perlu ada jarak dari kita. Untuk menetralisirkan sakit ini. Aku sama sekali tak membenci mu. Bagaimana mungkin alasanku membenci mu hanya karena kau tak membalas perasaan ku ? Itu terdengar konyol bukan ? Tidak, aku tidak sekonyol itu. Berilah jarak antara kita agar sakit ku ini bisa sedikit mereda. Nanti kau juga akan tau kenapa aku melakukan hal ini. Dan bila saatnya tiba kita juga pasti akan terbiasa dengan keadaan yang seperti tak pernah saling kenal. Tidak bukan kita, tapi aku yang seakan tak pernah mengenalmu. Jakarta,28 oktober 2017 Icd.

Dua tahun yang sia sia

Sia sia sudah rindu ini Meski beribu rindu telah ku kirim Ternyata tak pernah hinggap di hati mu Padahal kau juga punya rindu yang lain Perih hati ini hingga kesakitan Menderita dalam tak terkiraan Aku terlalu naif pada perasaan Hingga tak sesuai kenyataan Aku pun tau diri Kini perlahan ku mulai menjauh Bukan karena tak lagi cinta Tapi karena kau yang tak mencinta Perlahan rasa ini akan hilang Bersama malam dalam hening Hingga nanti kan pudar Bersama awan yang kian samar 22September2017 Indhac

lembar kedua

Aku masih memiliki secercah mimpi dimalam hari Berharap besok masih di izinkan untuk melihatmu Sesekali ingin ku merontak pada waktu Agar tak segera beranjak pergi Kehadiran mu selalu berarti Walaupun kau tak pernah anggap aku ada Sejujurnya ingin ku katakan bahwa aku merindukanmu. Merindukan senyum mu Merindukan tawa mu Merindukan wajah teduhmu Merindukan mata sendumu Tapi kau jangan khawatir Beban rinduku inilah yang membuatku kuat Harusnya dari awal aku harus pergi Tapi berat langkah ini meninggalkan mu Seandainya aku bisa tetap bersamamu disini Dan berada disisi mu dalam waktu yang lama Aku akan sangat bahagia Tapi jarak dan waktu tak pernah mengizinkan Aku tak berharap banyak padamu Cukup jangan menyingkirkan sosok diriku dari ingatanmu Aku sudah sangat bersyukur -Indhacdhny-