Aku gemar bercerita lewat tinta tanpa suara Untuk menutupi rasa pinta pada mu Menulis semua tentang mu Tentang kerinduan ku Tentang kesusahan ku Melupakan mu Tentang yang dulu pernah ada Walau hanya sebentar saja Untuk menuliskan tentangmu Aku tak mau terlalu terburu buru Tak mau cepat berakhir Selalu menikmati apapun yang mengalir Lembar lembar kenangan Berdesakan menyombongkan diri Menyuruhku untuk memilih Siapa deret teratas tulisan ini Kau egois Tak mau lewat garis Selalu beradu Di tepi candu Selalu menunggu Tapi tetap saja terpaku Memang tak pantas dengan mawar merah Lama lama menjadi gerah Duri yang tak di pahami Bisa selalu melukai Siapa saja yang dikehendaki Termasuk diri ini -indhac-
Hanya tulisan liar yang tak tahu arah tujuannya.