Langsung ke konten utama

Sudah menunggu

Aku sudah lelah menunggu

Menunggu saat dimana perasaanku padamu

Menghilang ditelan sang waktu


Namun waktu seakan membeku

dan perasaanku padamu

masih sama seperti dulu


Perasaanku tak menipis

meski dadaku sudah kembang kempis

kelelahan menahan tangis


Aku sudah lelah berlari

pergi kesana kemari mencari-cari


Bahkan semakin jauh ku berlari

hanya kehampaan yang kutemui

dan hatiku semakin tak terkendali


Aku sudah lelah mencari cara

agar perasaanku padamu sirna

karena setiap ku mencoba rasa itu tidak binasa


Rasa itu masih sama

masih ada disana

meski kini tak lagi bernama


-VS-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Teka Teki MOS

(Siapa tahu butuh lol hehehe 😆😆😆) ============================== 1. air putih = susu 2. air bening = air putih 3. air anget = air jahe 4. susu ngantuk = susu bantal 5. nasi perang = nasi goreng 6. nasi pocong = lontong 7. sayur campur = sayur asem 8. cacing goring = mie goreng 9. cacing rebus = mie rebus 10. nasi belom mateng = beras 11. Coklat rihana = coklat payung 12. Monyet2 gila = momogi 13. Triplek isi Pasir : Creaker 14. Air dari sungai Nil >> Air putih ditulis dengan merek sendiri. 15. makanan bulan = keju/terang bulan 16. kacang ilmuwan = kacang pilus/kacang sukro/kacang atom 17. Kursi Goyang = karton(buat alas duduk) dikasi tulisan 'kursi goyang' 18. batu bata italy = tango 19. biskuit 3 rahasia = oreo (diputar, dijilat & dicelupin)  20. buah malam minggu= apel 21. makanan pelaut= bayam 22. minuman ngeres= marimas 23. Permen gak sopan= permen kaki 24. santan sapi murni=Susu cair putih 25. spongebob...

Kamu dan sederhana

Aku gemar bercerita lewat tinta tanpa suara Untuk menutupi rasa pinta pada mu Menulis semua tentang mu Tentang kerinduan ku Tentang kesusahan ku Melupakan mu Tentang yang dulu pernah ada Walau hanya sebentar saja Untuk menuliskan tentangmu Aku tak mau terlalu terburu buru Tak mau cepat berakhir Selalu menikmati apapun yang mengalir Lembar lembar kenangan Berdesakan menyombongkan diri Menyuruhku untuk memilih Siapa deret teratas tulisan ini Kau egois Tak mau lewat garis Selalu beradu Di tepi candu Selalu menunggu Tapi tetap saja terpaku Memang tak pantas dengan mawar merah Lama lama menjadi gerah Duri yang tak di pahami Bisa selalu melukai Siapa saja yang dikehendaki Termasuk diri ini -indhac-

Melupakan II

Mulai detik ini aku akan mencoba Mencoba berhenti merindukanmu Bukan karena kemauanku Tapi karena kemauanmu Menyuruhku mundur untuk mendapatkan hatimu Mungkin aku memang tak pantas dengan mu Mungkin juga kau perlahan mulai membenci ku Ku tak tahu bagaimana cara untuk melupakan mu Tapi sebisa mungkin aku harus lupa Melupakan setiap ukir senyum dan tawa mu dan setiap perhatian kecil mu dulu. Tte.3 desember 2017